iden

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Kasus kekerasan seksual terhadap anak semakin meningkat. Berdasarkan data kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kulon Progo tahun 2018 periode Januari sampai dengan September tercatat sejumlah 45 kasus dan 25 diantaranya merupakan kasus kekerasn seksual. Bahwa tren kasus saat ini yaitu kekerasan seksual terhadap anak. Anak penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok yang rentan menjadi korban kejahatan.

Pada bulan Juni 2018 diduga telah terjadi tindak pencabulan terhadap anak penyandang disabilitas inisial TN dengan riwayat tuna grahita. Anak tersebut merupakan pelajar sebuah sekolah luar biasa. Dia tinggal di asrama dan pulang ke rumah setiap akhi pekan dengan menggunakan kendaraan umum. Diduga, pengemudi sebuah kendaraan umum inisial S dengan tujuan perjalanan menuju daerahnya tersebut memanfaatkan situasi kondisi korban. Awalnya, pengemudi mengajak berkenalan. Kemudian di lain kesempatan korban diajak makan bersama dan bertukar nomor telepon. Pengemudi kendaraan tersebut kembali mengajak bertemu di sebuah tempat wisata. Korban yang masih berusia anak dan memiliki keterbelakangan mental tersebut memenuhi permintaan dengan sejumlah bujuk raju. Terduga pelaku diduga mengajak korban melakukan hubungan seksual di sebuah hotel Melati di kawasan wisata. Berdasarkan informasi dari keluarga, bahwa korban menderita sakit akibat perlakuan tidak senonoh tersebut. korban sering mengeluh sakit pada bagian kelamin dan setelah diperiksakan, korban terpapar penyakit menular seksual. Kasus ini telah dilaporkan oleh orang tua korban ke pihak berwajib dengan didampingi oleh perangkat desa setempat. Pada saat berita acara pemeriksaan, keterangan korban terkadang tidak konsisten terkait waktu kejadian perkara. Dalam proses litigasi korban anak penyandang disabilitas harus mendapatkan pendampingan secara khusus. Selain itu korban membutuhkan rehabilitasi sosial untuk pemulihan pasca trauma.