iden

Kesehatan gigi dan mulut Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) umumnya buruk. Masalah kesehatan gigi dan mulut ABK di dominasi dengan tingginya angka karies gigi dan radang gusi. Karies adalah kerusakan jaringan gigi yang diawali tumbuh bercak putih pada gigi yang lama kelamaan akan membentuk lubang gigi. Karies gigi terjadi akibat bakteri di mulut. Sedangkan, radang gusi atau gingivitis adalah penyakit pada gusi yang ditandai dengan gusi merah dan mudah berdarah akibat akumulasi plak dan kalkulus gigi.

 

Kesehatan gigi dan mulut dapat dijaga dengan:

  1. Rutin menyikat gigi sehabis makan dan sebelum tidur
  2. Sikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Penggunaan pasta gigi mengandung fluoride diperbolehkan untuk anak usia diatas 3 tahun atau anak yang reflek kumurnya sudah baik.
  3. Penggunaan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi.

 

Teknik menyikat gigi untuk ABK

  • Wheel chair

           Orang tua duduk dibelakang kursi roda anaknya dengan posisi kursi roda sudah terkunci. Kemudian orang tua memegang/fiksasi rahang anaknya untuk dilakukan kegiatan menyikat gigi.

  • Kasur/sofa

           Baringkan anak di kasur/sofa dengan posisi kepala pada paha orang tua. Pegang/fiksasi kepala dan bahu anak dengan salah satu tangan, kemudian tangan lainnya untuk melakukan kegiatan sikat gigi.

  • Berbaring dilantai

           Berbaring di lantai dengan posisi kepala pada bantal. Orang tua bisa menggunakan lutut sebagai tumpuan, satu tangan memegang rahang dan tangan satu lagi menyikat gigi anaknya.

  • Kursi Beanbag

           Untuk anak-anak yang mengalami kesulitan duduk tegak, beanbag dapat membuat anak tetap nyaman tanpa takut terjatuh. Peknik menyikat sama dengan metode bed or sofa.

  • Duduk dilantai

 

           Anak duduk dilantai. Orang tua duduk pada kursi, jika anak tidak kooperatif maka bisa gunakan lutut untuk menahan/ fiksasi bahu dan kepalanya.