iden

Regional Tengah

Pelatihan sistem database perlindungan anak kelompok minoritas dan disabilitas.Apa yg menyebabkan

Makaasar 16 November 2018

Jum'at 16 November 2018 bertempat di SWISS-BELHOTEL dilaksanakan Uji Coba Pelatihan Data Base Sistem Perlindungan Anak dari kelompok Minoritas dan Disabilitas tahun 2018, kegiatan ini terselenggara atas kerja sama KemenPPPA beberapa Aktivis PATBM dan Pemerhati Anak Lainnya yang ada dibeberapa daerah Se-Sulawesi Selatan.

kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan kapasistas pada sistem IT, sehingga pada tiap proses pemberitaan dan proses penyelesaian kasus bisa terpublikasukan secara nasional dan cepat, hal inilah yang memicu para peserta pelatihan untuk terus mengakses pemberitaan yang menyeluruh dan akurat.

Sistem Data Base ini sangat penting karna terkait dengan issu-issu tentang perlindungan Perempuan dan Anak Khususnya pada Anak yang berkebtuhan Khusus dan kelompok minoritas dan Disabilitasi yang ada dibeberapa daerah terkhusus di kabupaten Bantaeng.

Pelatihan sistem data base perlindungan anak kelompok minoritas dan disabilitas merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian PPPA yang bekerjasama dengan Dinas pemberdayaan perempuan provinsi sulsel yang bertujuan untuk memudahkan para pelaku/aktifis PATBM mengakses data perlindungan anak khusus kelompok minoritas dan disabilitas.

kegiatan ini dilaksanakan pada hari jumat 16 November 2018 di hotel swiss bell makassar dengan jumlah pesert kurang lebih 30 org dari berbagai daerah disulsel. pada kegiatan ini yang menjadi nara sumber/pelatih yaitu darikemetrerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (PPPA) pak aji.

semoga dalam pelaksanaan ini semua peserta dapat menggunakan sistem data base dalam megakses informasi dan data anak kemompok minoritas dan disabilitas

Mengikuti pelatihan Sistem Data Base Perlindungan Anak Kelompok Minoritas dan Disabilitas di Swees Bellhotel Makassar, yang diselenggrakan oleh kementrian Pemberdayaan Perempuan dalam upaya mendukung tercapainya perlindungan anak 

bersama dengan aktifis PATBM dari kabupaten lain yang dilaksanakan pada tanggal 16 November 2018

 

 

 

 

Yogyakarta. Sebanyak 30 peserta mewakili  OPD  dan aktifis  PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) se DIY mengikuti “Pelatihan Sistem Database Perlindungan Anak Kelompok Minoritas dan Disabilitas” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI bekerjasama dengan BPPM Daerah Istimewa Yogyakarta di Hotel Tentrem, Kamis (1/11).

Deputi perlindungan anak berkebutuhan khusus KPPA dalam sambutanya yang diwakilkan oleh Nanang A. Rachman, S.Sos, M.Si dari Asdep Perlindungan Anak Kelompok Minoritas dan Disabilitas mengatakan, peran PATBM dalam pengembangan perlindungan perempuan dan anak menjadi kekuatan bersama antara  OPD dan masyarakat terutama didalam memberikan info dan data. "Pelatihan database yang dilakukan pertama kali di Yogyakarta ini akan mewarnai terkait dengan informasi dan data kelompok minoritas dan disabilitas yang ada di masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPPM DIY, dr. Arida Oetami, M. Kes, mengatakan, DIY secara umum tidak memiliki data terkait kelompok minoritas. “Selama ini  data kelompok minoritas ataupun disabilitas tidak terkumpul jadi satu. Data berada di OPD yang menangani langsung serta lembaga swadaya masyarakat,” terangnya dihadapan peserta pelatihan database.

Kegiatan yang pertama dilakukan di Yogyakarta ini berlangsung selama satu hari, peserta mendapatkan pelatihan dan praktek menulis sesuai kaidah jurnalistik dan komposisi pengambilan foto dari  komunitas Desatu Kreatif  sebuah komunitas bisnis kreatif digital sebagai pendamping pelatihan  yang didatangkan langsung oleh Kementerian PPA. Peserta pelatihan dari DIY nantinya juga akan ikut berpartisipasi mengisi konten terkait dengan issue dan akan ditampilkan dalam portal kementerianppa.go.id. (WN)